storage/news/photo/169/699fe83fb461f.jpg

📢 Rapat Kooordinasi LKPP, IAPI, Kadin icef - IPFE 2026

Rapat Koordinasi ICEF–IPFE 2026 Bahas Evaluasi 2025 dan Target 15.000 Pengunjung

Jakarta – Rapat koordinasi penyelenggaraan Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) – Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2026 digelar pada Rabu, 25 Februari 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai. Pertemuan ini membahas evaluasi pelaksanaan ICEF–IPFE 2025 sekaligus rencana strategis penyelenggaraan tahun 2026.

Rapat dihadiri oleh perwakilan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), serta unsur mitra terkait. Beberapa peserta yang hadir antara lain Andi Zabur Rahman, Hermawan, Emin Adhy Muhaemin, Gemala Nirwana Puri, Hernaning Rangga D. Utama, Alvin Musadeck, Putri Damayanti, Aditya Libriawan, dan Dinda Rachmawati.


Evaluasi ICEF–IPFE 2025

Dalam pemaparannya, Alvin Musadeck menyampaikan bahwa ICEF–IPFE 2025 telah dilaksanakan pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2025 di Jakarta International Expo (JiExpo) Kemayoran.

Rangkaian kegiatan meliputi:

  • Forum (Talkshow/Seminar) dengan 10 topik strategis, termasuk Perpres 46 Tahun 2025, implementasi Katalog Elektronik Versi 6, pengadaan BUMN pasca UU No.1 Tahun 2025, hingga transformasi layanan kesehatan melalui digitalisasi.

  • Expo (Pameran) yang diikuti 71 booth, terdiri dari 63 perusahaan, 8 instansi/lembaga, dan 6 asosiasi.

  • Temu Bisnis (Business Matching) berupa presentasi RUP 10 besar kementerian tahun 2025 dan pertemuan one-on-one antara penyedia dan pejabat pengadaan.

  • Bimtek dan Sertifikasi, termasuk CCMS, CPSp, CPOf, dan Bimtek Katalog V6 untuk konstruksi.

Dari sisi publikasi, kegiatan ini menjaring 54 media dengan total 50 pemberitaan serta liputan dari empat stasiun televisi nasional. Namun, capaian partisipasi instansi dalam sesi temu bisnis masih menjadi catatan, di mana dari 32 pendaftar hanya 9 instansi yang berpartisipasi (28,1%).


ICEF–IPFE 2026 Digelar 29–31 Juli

Rapat menyepakati bahwa ICEF–IPFE 2026 akan kembali dilaksanakan pada 29–31 Juli 2026 di JiExpo Kemayoran.

Target yang ditetapkan untuk tahun 2026 cukup ambisius, yakni:

  • 15.000 pengunjung

  • Peningkatan jumlah peserta dan perusahaan

  • Perluasan tema strategis yang selaras dengan prioritas nasional

Beberapa usulan strategis yang mengemuka antara lain:

  • Perluasan tema agar terhubung dengan prioritas nasional seperti digitalisasi pendidikan, pangan, energi, kesehatan, dan perumahan nasional.

  • Optimalisasi pemanfaatan e-Katalog.

  • Penambahan sesi penghargaan selama 30 menit dalam rangkaian acara.

  • Penguatan aspek website dan publikasi digital.

  • Upaya menghadirkan Presiden RI melalui penguatan relevansi dengan program prioritas nasional.

Selain itu, sektor strategis yang menjadi fokus meliputi ekonomi, mitra pembangunan, serta pelaku usaha nasional.


Dukungan LKPP untuk 2026

Dalam rapat tersebut juga dibahas dukungan yang diharapkan dari LKPP, antara lain:

  • Menjadi penyelenggara bersama ICEF–IPFE 2026 seperti tiga tahun sebelumnya.

  • Memberikan surat dukungan resmi.

  • Menyediakan penjelasan eksklusif terkait e-Katalog bagi peserta pameran.

  • Berpartisipasi dalam penyediaan narasumber talkshow.

  • Mendukung publikasi melalui kanal resmi dan media sosial.

  • Mengirimkan undangan kepada PA, KPA, PPK, PP, dan UKPBJ di seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan layanan pendaftaran dan konsultasi vendor/produk e-Katalog, penyelenggara juga akan memfasilitasi booth khusus bagi LKPP.


Launching 11 Maret 2026 di LKPP

Sebagai penutup, disepakati bahwa launching resmi ICEF–IPFE 2026 akan dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026, bertempat di kantor LKPP.

Dengan berbagai evaluasi dan penguatan strategi, penyelenggara berharap ICEF–IPFE 2026 dapat menghadirkan partisipasi yang lebih luas, mendorong transformasi pengadaan barang/jasa pemerintah, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Terbaru