IAPI Sukses Selenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Certified Procurement Officer (CPOf)
Jakarta – Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi profesional di bidang pengadaan barang dan jasa melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Certified Procurement Officer (CPOf) yang dilaksanakan pada 20 Februari hingga 12 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengadaan yang mengacu pada standar kompetensi nasional serta sertifikasi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Program ini diikuti oleh para profesional yang berasal dari berbagai instansi pemerintah, BUMN, maupun sektor swasta yang ingin memperdalam pemahaman dan meningkatkan kompetensi dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Pembelajaran Mandiri Melalui E-Learning
Program pelatihan dimulai dengan tahap pembelajaran mandiri (E-Learning) yang berlangsung pada 20 Februari hingga 7 Maret 2026. Pada tahap ini, peserta diberikan 6 Unit Kompetensi (UK) dalam bentuk buku kerja yang harus diselesaikan secara mandiri sebagai bagian dari proses pemahaman materi.
Peserta juga mendapatkan arahan teknis terkait pengisian APL 01 dan APL 02 serta proses unggah portofolio, yang menjadi salah satu persyaratan dalam mengikuti uji kompetensi sertifikasi.
Pembelajaran Tatap Muka yang Interaktif
Setelah menyelesaikan tahap pembelajaran mandiri, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan pada 10 – 11 Maret 2026 di The Tavia Heritage Hotel Jakarta.
Pada hari pertama pelatihan, peserta mempelajari berbagai materi strategis dalam proses pengadaan barang dan jasa, mulai dari:
Menelaah lingkungan pengadaan barang dan jasa
Menyusun kebutuhan dan anggaran pengadaan
Memilih penyedia barang dan jasa
Menyusun dokumen pengadaan
Sesi ini dipandu oleh Ir. Raymon Budi Hermanto, S.T., M.H., CCMS, seorang ahli pengadaan sekaligus Fasilitator ToT LKPP, yang memberikan pemaparan materi secara komprehensif disertai diskusi dan berbagi pengalaman praktis di lapangan.
Pada hari kedua, peserta melanjutkan pembelajaran dengan materi:
Melakukan kualifikasi penyedia barang dan jasa
Mengevaluasi dokumen penawaran
Studi kasus dan latihan evaluasi pengadaan
Materi hari kedua difasilitasi oleh Ir. Bambang Adi Subagiyo, M.M, yang juga merupakan Fasilitator ToT LKPP, dengan pendekatan pembelajaran yang interaktif melalui studi kasus dan simulasi evaluasi dokumen pengadaan.
Uji Kompetensi oleh LSP Pengadaan Indonesia
Sebagai tahap akhir, peserta mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi pada 12 Maret 2026 yang dilaksanakan oleh LSP Pengadaan Indonesia bersama tim asesor dari BNSP. Proses uji kompetensi dilakukan melalui metode wawancara dan penilaian portofolio untuk memastikan bahwa peserta benar-benar memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pemahaman mendalam mengenai tata kelola pengadaan barang dan jasa yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Komitmen IAPI dalam Pengembangan Kompetensi Pengadaan
Sebagai lembaga pelatihan yang berfokus pada pengembangan kompetensi pengadaan, IAPI terus berupaya menghadirkan program pelatihan dan sertifikasi yang berkualitas guna mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Indonesia.
Dengan terselenggaranya program Certified Procurement Officer (CPOf) ini, IAPI berharap dapat terus mencetak tenaga profesional di bidang pengadaan yang kompeten serta mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa di berbagai sektor.