Jakarta, 25 Juni 2026 – Dewan Pengurus Pusat Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (DPP IAPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) "Strategi Efektif Menghadapi Sanggah, Pengaduan, dan Proses Hukum Pengadaan Barang/Jasa (PBJ)". Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Juni 2026, di Hotel Tavia Heritage Jakarta ini diikuti oleh para praktisi pengadaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja Pemilihan, Pejabat Pengadaan, APIP, auditor, konsultan, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Bimbingan teknis ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan DPP IAPI terhadap penguatan kapasitas aparatur dan pelaku pengadaan dalam menghadapi berbagai dinamika hukum yang semakin kompleks. Peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai regulasi pengadaan, mekanisme penanganan sanggah dan pengaduan, hingga strategi menghadapi pemeriksaan serta proses hukum yang dapat terjadi pada setiap tahapan pengadaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta dan pembukaan oleh panitia. Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan materi mengenai Regulasi Pengadaan Pemerintah dan Non-Pemerintah serta Gambaran Umum dan Risiko dalam Setiap Tahapan Pengadaan Barang/Jasa yang disampaikan oleh Dr. Hermawan, S.E., M.M. Materi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai prinsip-prinsip dasar pengadaan sekaligus mengidentifikasi berbagai potensi risiko yang dapat muncul sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kontrak.
Pada sesi berikutnya, pembahasan difokuskan pada Strategi Penanganan Sanggah, Sanggah Banding, Keberatan Vendor, dan Pengaduan. Peserta tidak hanya mempelajari aspek regulasi, tetapi juga memperoleh berbagai studi kasus dan praktik terbaik dalam menyusun jawaban terhadap sanggah maupun pengaduan secara tepat, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Diskusi yang berlangsung interaktif memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengalaman dan mendiskusikan berbagai tantangan yang sering dihadapi dalam pelaksanaan pengadaan. Hal ini menjadikan sesi pembelajaran lebih aplikatif dan relevan dengan kondisi di lapangan.
Pada hari kedua, fokus pembelajaran diarahkan pada aspek hukum dalam Pengadaan Barang/Jasa. Materi diawali dengan pembahasan mengenai Peta Risiko Hukum dalam Siklus Pengadaan Barang/Jasa yang disampaikan oleh Reghi Perdana, S.H., LL.M. Peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai bentuk risiko hukum yang dapat muncul dalam setiap tahapan pengadaan, baik dari sisi administrasi, perdata, persaingan usaha, maupun pidana.
Selanjutnya, Akmal Hidayat, S.H., S.H.I., M.H. menyampaikan materi mengenai Strategi Menyikapi Permasalahan Hukum, Pemeriksaan, dan Sengketa Pengadaan, dilanjutkan dengan pembahasan tentang Persiapan Menghadapi Pemeriksaan dan Hal-Hal Penting dalam Kasus Pidana Pengadaan. Melalui materi tersebut, peserta dibekali langkah-langkah preventif serta strategi yang tepat dalam menghadapi berbagai proses pemeriksaan agar tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum.
Selama dua hari pelaksanaan, antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi, tanya jawab, serta berbagi pengalaman mengenai berbagai kasus yang pernah dihadapi di lingkungan kerja masing-masing. Interaksi yang terjalin antara narasumber dan peserta menjadi nilai tambah dalam memperkaya perspektif serta memperkuat pemahaman terhadap implementasi regulasi Pengadaan Barang/Jasa.
Melalui penyelenggaraan bimbingan teknis ini, DPP IAPI berharap para peserta mampu meningkatkan kompetensi dalam mengidentifikasi potensi risiko hukum, mengambil langkah mitigasi secara tepat, serta menjalankan proses pengadaan secara profesional, transparan, efektif, efisien, dan berintegritas.
Lebih dari sekadar kegiatan pelatihan, Bimbingan Teknis ini menjadi wadah kolaborasi dan penguatan jejaring antarpraktisi Pengadaan Barang/Jasa dari berbagai instansi. Dengan adanya forum seperti ini, diharapkan tercipta kesamaan pemahaman dalam menerapkan regulasi sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola Pengadaan Barang/Jasa yang semakin berkualitas dan berorientasi pada pelayanan publik.
Keberhasilan penyelenggaraan Bimbingan Teknis ini menjadi motivasi bagi DPP IAPI untuk terus menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan para pelaku Pengadaan Barang/Jasa di Indonesia. Beragam tema strategis akan terus dihadirkan dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, praktisi berpengalaman, serta pakar hukum dan pengadaan dari berbagai bidang.
Bagi instansi pemerintah, BUMN/BUMD, perguruan tinggi, organisasi, maupun para profesional di bidang Pengadaan Barang/Jasa yang belum sempat mengikuti kegiatan ini, jangan lewatkan kesempatan untuk berpartisipasi pada program-program DPP IAPI berikutnya. Melalui pelatihan dan bimbingan teknis yang berkualitas, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman regulasi terkini, tetapi juga mendapatkan wawasan praktis, solusi atas berbagai permasalahan di lapangan, serta kesempatan memperluas jejaring profesional dengan sesama praktisi PBJ dari seluruh Indonesia.
Pantau terus informasi pelaksanaan bimbingan teknis, pelatihan, seminar, dan kegiatan pengembangan kompetensi lainnya melalui website serta media sosial resmi DPP IAPI. Bersama DPP IAPI, mari tingkatkan kompetensi, perkuat integritas, dan wujudkan Pengadaan Barang/Jasa yang profesional, transparan, akuntabel, dan berdaya saing demi mendukung pembangunan Indonesia yang lebih baik.